SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN

Integrated Islamic Boarding School

Doa Bersama Menjelang Ujian Nasional 2017



SMPIT Nurul Islam Tengaran -- Ujian Nasional (UN) merupakan sebuah isyarat akan purnanya seorang siswa menjalani pembelajaran di lembaga pendidikan formal. Ibarat pelari atlet, garis finish itulah purnanya. Yang menentukan kemenangannya.


UN SMP tahun pelajaran 2016/2017 akan diselenggarakan mulai Selasa, 2 Mei dan berakhir pada Senin, 8 Mei 2017. Peserta UN SMPIT Nurul Islam Tengaran berjumlah 175 siswa yang terdiri dari 77 siswa putra dan 98 siswa putri. Dengan empat mata pelajaran yang akan diujikan : Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.


SMPIT Nurul Islam memiliki sudut pandang sendiri terhadap UN. Bahwa selain prestasi akademik yang diupayakan untuk dicapai dengan parameter UN-nya, akhlak baik dan ibadah juga menjadi karakter yang ditanamkan sebagai syiar seorang santri. Maka untuk menyempurnakan sukses dalam UN, tak hanya bimbingan belajar dan pengayaan akademik yang dijadikan makanan harian. Doa, ikhtiar, dan tawakkal adalah satu paket bekal menuju kesuksesan.


Doa Bersama Menjelang UN yang diselenggarakan hari ini, Sabtu (29/4) adalah sebuah pelengkap dari ikhtiar persiapan menjelang UN. Seluruh orang tua, siswa, dan guru bersama-sama memanjat doa dalam gelaran bertema Doa Bersama ini. Seluruh sudut tempat sekolah telah penuh sesak dengan kendaraan bermotor sejak pagi menandakan para orang tua berdatangan untuk memberi support bagi putra-putrinya.


Ustadz Sunarto, S.Ag selaku kepala sekolah dalam sambutannya mengajak dengan segala kerendahan hati kepada para bapak, ibu dan putra-putrinya bahwa setelah berikhtiar dengan Try Out, Bimbel, Klinis dan agenda support UN lainnya, selanjutnya memohon kepada Allah SWT agar meridhai segala daya upaya yang telah kita lakukan bersama, karena usaha kita sekuat apapun tidak ada maknanya tanpa ridha dan pertolongan dari Allah SWT.


Nasihat bermakna hadir dalam untaian taujih dari Ustadz M. As'ad Mahmud, Lc. Beliau menegaskan seperti dalam perang Badar, bahwa kemenangan umat Islam dalam banyak peperangan itu seringkali datang bukan dari jumlahnya yang lebih banyak dari musuh. Tapi karena ketaqwaanlah Allah memberikan pertolongan. Bukan karena usaha kitalah yang akhirnya bisa mensukseskan UN. Tapi melalui pertolongan Allah lah usaha kita menuai hasil yang baik dan diridhai-Nya. Bisa jadi karena taqwa itu, ilmu yang telah lupa bisa diingat kembali. Atau rangkaian penyelesaian soal yang rumit mampu dipecahkan karena taufiq dari Allah.


Maka, kesuksesan UN ini harus selalu dibersamai dengan ketaqwaan. Selain mengharap kesuksesan, jika kesuksesan itu kemudian mampu diraih itu juga memiliki nilai. Sukses itu harus punya nilai. Cerdas itu harus dibarengi dengan ketaqwaan agar tak menjadi manusia yang cerdas tapi merusak. Para koruptor itu adalah para manusia cerdas, sayang tak dilengkapi dengan ketaqwaan.


Semoga UN 2017 ini Allah berikan hasil terbaik dari rangkaian ikhtiar, doa, dan tawakkal yang terus disempurnakan.


Ya Rabb kami, lapangkanlah dada kami, mudahkanlah urusan kami, dan lunakkanlah kekeluan lidah kami agar mereka memahami perkataan kami. (humas/umar)