SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN

Integrated Islamic Boarding School

Hadapi Era Digital, Orangtua Siswa Ikuti Seminar Parenting

SMPIT Nurul Islam Tengaran -- Tak disangkal bahwa hari ini kita hidup di era informasi yang segala sesuatu mampu diperoleh cukup lewat sebuah perantara benda seukuran saku, gadget. Satu sisi, benda satu ini menjadikan hidup kita lebih mudah dan menyenangkan, sisi lain menyimpan kekhawatiran tentang penyalahgunaan, ibarat pisau bermata dua. Era digitalisasi informasi ini menjadikan mudah bagi setiap orang untuk memperoleh dan memanjakan diri dengan segala sesuatu yang diinginkan seketika itu juga. Pun jebakan untuk siap jatuh dalam jurang keburukan dan kenistaan terbuka lebar. Yang tak kalah mengkhawatirkan adalah anak-anak kita hidup dari kecilnya dalam era ini, sejak kecil sudah dengan cekatan memainkan segala fitur sebuah gadget.


SMPIT Nurul Islam Tengaran menangkap hal ini sebagai tanggung jawab pendidikan, baik bagi sekolah maupun orang tua. Sekolah berbasis boarding school ini telah merumuskan sejak awalnya tentang dibatasinya interaksi seorang anak dengan gadget. Bukan dilarang sepenuhnya, tapi anak diajarkan agar mengguakan gadget atau perangkat elektronik untuk manfaat pembelajaran bagi mereka dengan memperoleh kontrol dari guru. Contoh penggunaan komputer dan akses internet dalam pembelajaran sehari-hari, juga perangkat proyektor. Sarana informasi elektronik akhirnya menjadi kebutuhan yang bermanfaat, bukan sebaliknya.


Namun sekolah pun memiliki keterbatasan dalam mengontrol interaksi para siswa dengan gadget, terutama saat mereka liburan berada di rumah. Segala hal bisa diunduh, ditonton, dan dimainkan. Jika yang diunduh adalah konten yang tidak diperkenankan, tentu akan menjadi preseden buruk dalam proses pendidikan. Juga sarana media sosial yang sangat menjamur, sehingga seorang anak bisa berinteraksi dengan siapapun yang ia inginkan. Maka, di sinilah letak pentingnya keterlibatan orangtua dalam proses pendidikan anak-anak mereka yang dijalin bersama pihak sekolah. Hadirlah inisiatif untuk mengadakan sebuah seminar parenting. Tim Bimbingan Konseing, wali kelas 7 bersama perwakilan POMG (Persatuan Orangtua Murid dan Guru) merumuskan agenda seminar ini dan memutuskan untuk digelar pada hari Ahad, 5 Februari 2017 di Masjid Assalam.


Kepanitiaan yang diketuai oleh Ustadzah Sulistyorini, S.Pd membuat tajuk untuk seminar ini "Menjadi Orangtua Hebat di Era Digital" dengan pemateri Imam Subkhan, S.Pd bersama Siti Rohimah, M.Si. Mereka berdua adalah dosen di Akademi Orangtua Indonesia Surakarta (AORTA). Acara dimulai pukul 13.00 yang diikuti oleh para orangtua dari siswa kelas 7. Pemateri menjelaskan bahwa anak-anak kita bagaimanapun tak bisa dijauhkan dari alat-alat digital berupa gadget atau lebih spesifiknya smartphone, karena mereka lahir pada zaman digitalisasi informasi saat ini. Cara yang harus dilakukan adalah berupa pendampingan saat anak-anak bermain dengan gadgetnya. Serta membangun kedekatan psikologis sehingga mereka mau bersikap terbuka dengan orangtua.


Diakhiri dengan tanya-jawab seputar problem solving dalam pendidikan keluarga, acara ini tuntas sekira bada ashar. Semoga para orangtua telah memperoleh tambahan bekal yang berguna bagi mereka dalam mendidik putra-putri saat di rumah bersamaan dengan perolehan pendidikan dari sekolah. (red/umar)