SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN

Integrated Islamic Boarding School

Khataman Al Qur'an dan Doa oleh Hakam di Hadapan Seluruh Santri

Kab. Semarang - Hakam Arham T. P., seorang santri SMPIT Nurul Islam Tengaran yang telah menyelesaikan hafalan Al Qur'an 30 juz pada pagi hari Rabu, 23 November 2016 memimpin khataman dan memanjatkan doa di hadapan seluruh santri kelas 7, 8 dan 9 putra di masjid Sabilul Khoirot kompleks asrama putra barat.


Petang itu Rabu, 23 November 2016 sebelum maghrib kelas 7 yang menempati asrama timur bergegas menuju asrama barat untuk bergabung dengan acara tersebut. Masjid Sabilul Khoirot yang biasanya terisi setengah lebih bagian dalam ruangan, kini meluber jamaahnya hingga mengisi ruang serambi masjid.


Selesai sholat maghrib, dimoderasi oleh Ustadz Khoirul Umar, para santri dikondisikan tertata agar seluruhnya bisa masuk ke ruang utama masjid. Lalu Hakam dipersilakan memimpin simakan Al Qur'an dengan membaca surat Al Hadid bil ghoib, tanpa melihat mushaf. Al Hadid yang terletak pada juz 27 dipilih menjadi surat yang dibaca saat khataman karena surat tersebut adalah surat terakhir yang disetorkan hafalannya. Sedang juz 28, 29 dan 30 telah disetorkan sejak ia memulai program tahfizh. Seluruh santri menyimak khusyu' dengan memegang mushaf masing-masing.


Selesai simakan surat Al Hadid, Hakam memimpin doa yang telah tersusun pada halaman belakang mushaf Al Qur'an. Doa-doa yang disusun sarat dengan meminta kebarakahan Al Qur'an dan penyelesaian segala problematika kehidupan, hingga keselamatan di akhirat. Para santri meng-amin-kan seluruh doa yang terpanjatkan. Majelis yang insyaallah dinaungi oleh Malaikat ini begitu bernuansa syahdu dan menggetarkan hati. Betapa Al Qur'an mampu membuat dada manusia bergetar saat ayat-ayat-Nya dilantunkan dengan bacaan yang indah berbalut tajwid dan makhraj yang benar.


Selesai itu, Ustadz Khoirul Umar menyampaikan sedikit sisipan nasihat bermuat inspirasi. Bahwa apa yang disaksikan oleh seluruh yang hadir saat itu adalah tanda kemukjizatan Al Qur'an yang mudah dihafalkan oleh manusia, "Sungguh benar-benar telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk diingat, adalah yang mengambil pelajaran" (Al Qamar : 17)


Selanjutnya, bahwa Al Qur'an itu adalah amanah langit. Maka sesiapa yang telah memikulnya, kemudian menjaganya, segera pikul amanah bumi. Jika amanah langit telah dijaga, maka Allah akan permudah ia memikul amanah bumi.