SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN

Integrated Islamic Boarding School

Language Festival 2017 Digelar - The Annual Event

SMPIT Nurul Islam Tengaran - Satu kegiatan bergengsi yang digelar setahun sekali untuk meningkatkan kemampuan berbahasa utamanya foreign language adalah Language Festival. Gelaran ini tiap tahun selalu menyajikan keunikan tersendiri yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu sukses menggelar konser nasyid pertama se-Salatiga dan sekitarnya, 2017 ini Language Festival menghadirkan tokoh internasional dari Rusia, Alexander Solyanik yang pernah menamatkan S2 jurusan engineering di Ukraina. Mr. Alexander dipanelkan dengan seorang dosen yang lincah melafalkan kata berbahasa Inggris dari Cianjur, Mrs. Halimah. Beliau berdua menemani pembukaan gelaran Language Festival dalam acara Talk Show. Mereka berbagi pengalaman dan tips agar para siswa yang menjadi peserta acara ini bersemangat meningkatkan skill berbahasa Inggris. Para siswa sangat antusias menyimak pemaparan beliau berdua dan diselingi dengan lontaran pertanyaan interaktif dari para siswa.

Sebelumnya, sesi pertama Talk show Language Festival 2017 menghadirkan salah satu alumni SMPIT dan MA Nurul Islam yang telah duduk di bangku kuliah serta menerima beasiswa kuliah 100 % di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kak Hendra. Kak Hendra berbagi tips dan motivasi mengejar pendidikan tinggi.

Language Festival (LF) merupakan annual event atau agenda tahunan SMPIT Nurul Islam Tengaran  yang digelar pasca Ulangan Tengah Semester (UTS) Genap. Bertujuan meningkatkan kemampuan santri dalam berbahasa Inggris dan Arab. Tahun ini terdapat 13 jenis lomba yang digelar, di antaranya adalah Yelling, News Casting, Khitobah, Qiroatul Akhbar, Story Telling, Spelling Chain, dan lainnya. Setiap lombanya mewajibkan para santri menggunakan bahasa Inggris dan Arab selama lomba tersebut berlangsung..

LF 2017 ini mengangkat tajuk "Competition is to grow soul mentality not to collect lots of trophies". Panggung acara didesain dengan tema adaptasi biru frozen. Agenda yang dihadiri kurang lebih 550 siswa tersebut juga menampilkan pentas budaya seperti tari gemu famire dan atraksi yang dipertunjukan oleh beladiri Tifan.

Agenda LF 2017 berakhir dan digelar penutupan pada Sabtu (18/3) malam. Agenda closing ini dibuka  dengan penampilan marawis yang keseluruhan personilnya adalah para santri putra SMPIT Nurul Islam Tengaran. Lantunan shalawat dan gendangan rebana disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari penonton yang terdiri dari unsur ustadz/ah, santri, dan para alumni. Acara dilanjutkan dengan penampilan puisi berantai yang berkisah tentang perjuangan pahlawan Indonesia, pujangga cinta, dan penjual ayam. Tiga tokoh tersebut membacakan syair secara bergilir dan berurutan, seolah bait-bait puisi saling terkait, padahal tidak. Tontonan ini ternyata menggelitik rasa humor dan membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal. Dilanjutkan dengan penampilan traditional dance dari Nusa Tenggara Timur yaitu "gemufamire". Lalu atraksi beladiri martial arts dari Tifan, penampilan akustik, dramà, dan beatbox juga menambah kemeriahan acara hingga berakhir pukul 00.30 dini hari. (rep/nafi-red/umar)