SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN

Integrated Islamic Boarding School

Mahkota ke-3 SMPIT Nurul Islam Tengaran Tercipta, Abdul Hakim Selesaikan 30 Juz Alqur'an



Kab. Semarang -- Pagi itu adalah hari terakhir setoran hafalan Alqur'an bagi para santri yang tergabung dalam Program Khusus Tahfizh Alqur'an. Hari terakhir karena esoknya akan berlangsung prosesi wisuda santri kelas 9 SMPIT Nurul Islam Tengaran. Menandakan berakhirnya perjalanan mereka menempuh masa belajar tiga tahun. Begitu singkat rasanya.


Satu pekan ini sedianya adalah masa libur bagi para santri kelas 9, usai mereka menyelesaikan rangkaian Daurah dan Mukhoyyam Tarbawi sebagai kegiatan akhir sebelum wisuda. Tapi para santri program khusus tahfizh ini justru menjalani program karantina tahfizh selama masa libur sepekan ini. Untuk memantapkan muraja'ah hafalan, sekaligus menambah hafalan jika masih belum mencapai target yang telah ditetapkan.


Rabu, 24 Mei 2017.

Dari bibirnya terlantun alunan tartil dari surat At-Tahrim. Surat terakhir dari juz 28. Dua halaman surat itu ia selesaikan sekali duduk. Juz 29 dan 30 telah diselesaikannya saat ia masih duduk di bangku kelas 7. Di depan Ustadz Khoirul Umar yang membimbingnya melantun, menghafal, dan memuraja'ah hafalan sejak tiga tahun lalu, ia genapkan hafalan Alqur'an menjadi 30 juz. Doa kemudian dilantun untuk mengiringi keberkahan, semoga Alqur'an ini kelak menjadi syafaat yang akan menolongnya di hari akhir, serta mengangkat derajat kedua orang tuanya di akhirat.


Khatamnya ananda Hakim ini, tercatat dalam pena sejarah perjalanan SMPIT Nurul Islam Tengaran sebagai Hafizh Alqur'an 30 juz ke-3 setelah ananda Hakam Arkam dan M. Zaki Ash-Shidiqi yang telah mendahuluinya. Tiada kebahagiaan yang paling terkira bagi orang tua, selain anaknya menjadi seorang penjaga Alqur'an yang Allah sebut sebagai keluarga dan orang-orang istimewa-Nya. Apalagi Allah janjikan mahkota cahaya yang akan dipakaikan kepada kedua orangtuanya di akhirat kelak.


Dengannya, semoga Allah naungi keluarga ananda Hakim juga pesantren ini dengan keberkahan dalam meniti perjalanan masa depan. Insyaallah. (humas/umar)