SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN

Integrated Islamic Boarding School

SMPIT dan MA Nurul Islam Tengaran Gelar Musabaqah Hifzhil Qur'an

Nurul Islam Tengaran -- Tahfizh Al-Qur'an tak dipungkiri hari ini menjadi trend yang sangat diminati masyarakat. Upaya umat Islam untuk kembali mengokohkan jati dirinya dalam sejarah memang berawal dan berakar dari kedekatan terhadap Kitabullah. Dalam upaya ini, SMPIT dan MA Nurul Islam Tengaran memiliki program penempaan tahfizh Al-Qur'an dalam kegiatan sehari-harinya.


Kompetisi adalah salah satu cara untuk mengupgrade kompetensi di samping program yang telah berjalan. Unit asrama putra bidang tahfizh Al-Qur'an yang dikepalai oleh Ustadz Muhisom kemudian berinisiatif untuk menyelenggarakan acara bergengsi berupa kompetisi antar santri berbalut kegiatan Musabaqah Hifzhil Qur'an atau disingkat MHQ.


Kegiatan ini diselenggarakan Ahad (19/2) dimulai bada isya'. Unit SMPIT memilih lokasi Masjid Luqmanul Hakim di kompleks Andalusia Building, sementara unit MA memilih Masjid Al Furqon sebagai tempat kegiatan.


Sebagai peserta, mereka adalah perwakilan masing-masing kelas, setiap kelas diwakili oleh dua orang terpilih. Peserta SMPIT --minus kelas 9-- berjumlah 12 orang dari enam rombel, kelas 7 A-B-C dan 8 A-B-C. Sementara peserta MA berjumlah enam orang dari perwakilan kelas 10, 11, dan 12.


Jam 21.00 acara dibuka dan dipandu oleh Ustadz Khoirul Umar, seluruh peserta dan santri mendengarkan arahan berupa rangkaian langkah yang akan dilalui dalam kegiatan MHQ ini. Peserta kemudian menempatkan diri di depan seluruh peserta.


Penilaian dilakukan oleh dewan juri. MHQ SMPIT terdiri dari tiga juri : Ustadz Ashim Abdullah, Ustadz Khoirul Umar, dan Ustadz M. Aziz Fuad. Sementara MHQ MA berlaku sebagai juri adalah Ustadz Sahroni, Ustadz Santoso, dan Ustadz Sidik.


Tahapan yang harus dilalui peserta setelah mendapatkan nomor urut melalui undian acak, mereka dipanggil sesuai nomor urut. Kemudian maju mengambil amplop soal pada meja dewan juri dan menyerahkannya kepada dewan juri. Peserta lalu duduk di bagian depan ruang acara dengan memegang mic yang telah disediakan sebagai pengeras suara.


Juri lalu membacakan soal sesuai amplop yang telah dipilih peserta. Masing-masing peserta mendapatkan lima soal berupa perintah untuk melanjutkan ayat maupun membaca surat. Sebagian peserta di antaranya dengan cekatan menjawab pertanyaan, sebagiannya juga ada yang perlu mendapatkan bantuan dewan juri sekedar membantu daya ingat peserta.


Pukul 22.30 rangkaian lomba usai. Selanjutnya dewan juri melakukan rekapitulasi nilai untuk digunakan acuan menentukan siapakah di antara peserta yang berhak mendapat predikat juara. Untuk unit SMPIT pengumuman juara akan dilakukan Senin (20/2) bada isya.


Sementara MHQ MA para juara telah ditentukan malam itu juga. Dewan juri memutuskan berikut para juara :


Juara 1 a.n. Hamas Syahid al Kayyis, kelas 12


Juara 2 a.n. Muhammad Naufal Zuhdi, kelas 10


Juara 3 a.n. Muslihun, kelas 11


Semoga event ini menjadi inspirasi yang mendorong baik peserta maupun seluruh santri terpacu untuk saling berlomba menjadi ahlul Qur'an. (red/umar)


"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya" (H.R. Al Bukhari)